
Semarang, 20 Agustus 2026 — SMK Ibu Kartini Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi dan transformasi digital di lingkungan pendidikan melalui Launching Kartini Store dan Perpustakaan Digital, Kamis, 20 Agustus 2026.
Kegiatan launching tersebut dihadiri dan secara resmi diluncurkan oleh Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Jawa Tengah, Andang Fitriadi, S.E., M.Si. Kehadiran dua layanan digital ini menjadi bagian dari upaya SMK Ibu Kartini Semarang dalam mengembangkan potensi sekolah, khususnya dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembelajaran sekaligus pengembangan Unit Produksi Sekolah.
Dalam sambutannya, Andang Fitriadi, S.E., M.Si. mengapresiasi langkah yang dilakukan SMK Ibu Kartini Semarang. Menurutnya, kehadiran Kartini Store menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya memiliki produk, tetapi juga telah memiliki aset, sumber daya manusia, serta tim yang mampu mengelola dan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pemasaran produk Unit Produksi Sekolah.
“Inilah bukti pendataan aset sekolah. Produk ada, tim IT ada, dan ada usaha untuk memasarkan produk Unit Produksi Sekolah. Dimulai dari SMK Ibu Kartini Semarang, semoga bisa menginspirasi sekolah lain untuk bisa berdayaguna dalam penjualan produk Unit Produksinya,” ungkap Andang Fitriadi.

Kartini Store merupakan inovasi pemasaran digital yang dikembangkan SMK Ibu Kartini Semarang sebagai solusi untuk memperluas jangkauan pemasaran berbagai produk hasil Unit Produksi Sekolah. Melalui platform digital ini, produk-produk unggulan sekolah dapat diperkenalkan dan dipasarkan secara lebih luas tanpa terbatas oleh ruang dan lokasi fisik.

Sementara itu, Perpustakaan Digital dihadirkan sebagai bagian dari penguatan ekosistem pembelajaran berbasis teknologi. Kehadiran perpustakaan digital diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi peserta didik dan guru dalam mengakses berbagai sumber belajar secara lebih cepat, praktis, dan fleksibel.
Kepala SMK Ibu Kartini Semarang, Muhdlor, M.Pd., dalam pemaparannya menjelaskan bahwa inovasi Kartini Store berangkat dari kondisi dan keterbatasan sekolah, khususnya keterbatasan lahan.
“Dengan keterbatasan lahan yang kami miliki, tentu tidak memungkinkan bagi sekolah untuk membangun showroom secara fisik. Karena itu, kami berinovasi dengan membuka toko digital yang kami beri nama ‘Kartini Store’. Semoga inovasi ini dapat memberikan manfaat untuk semua,” jelas Muhdlor.
Menurutnya, keterbatasan bukanlah alasan untuk berhenti berinovasi. Justru melalui pemanfaatan teknologi digital, sekolah dapat menemukan alternatif baru untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Kartini Store diharapkan menjadi wadah untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan berbagai produk Unit Produksi Sekolah kepada masyarakat secara lebih luas.
Peluncuran Kartini Store dan Perpustakaan Digital juga menjadi momentum penting bagi SMK Ibu Kartini Semarang untuk memperkuat identitasnya sebagai Sekolah Inspiratif dan Pencetak Wirausaha. Pemanfaatan teknologi tidak hanya diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kreativitas, kemandirian, dan kemampuan adaptasi terhadap perkembangan dunia digital.
Ke depan, SMK Ibu Kartini Semarang berkomitmen untuk terus mengembangkan kedua platform tersebut agar semakin optimal dan memberikan manfaat bagi warga sekolah maupun masyarakat. Kartini Store diharapkan mampu menjadi etalase digital produk-produk unggulan Unit Produksi Sekolah, sedangkan Perpustakaan Digital diharapkan menjadi salah satu sumber belajar yang mudah diakses dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
Launching ini sekaligus menjadi pesan bahwa sekolah tidak harus memiliki ruang fisik yang luas untuk dapat berkembang dan berdaya guna. Dengan kreativitas, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi, keterbatasan dapat diubah menjadi peluang.
Dari SMK Ibu Kartini Semarang, inovasi digital dimulai. Semoga Kartini Store dan Perpustakaan Digital menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus bergerak, berinovasi, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Leave a Reply